Jumat, 23 April 2010

capasitor

Sekilas kita kembali ke hal dasar yaitu tentang Cara kerja kapasitor. Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik.




Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya

Senin, 19 April 2010

LAMPU FLIP FLOP 2 TR

Skema Rangkaian Of flip-flop lights These are so simple to use as match practice for learning electronics. For more details, please see the direct image bundle its schemes under the
Skema ragkian Lampu Flip-Flop
Gbr. Skema Rangkaian Lampu Flip-Flop


components List:
  • R1, R3: 22 kohm
  • R2, R4: 150 ohm
  • TR1, TR2: FCS913
  • C1, C2: 47 volt uF/16
  • Source Voltage: 3 to 12 Volt
Rangkaian of lights or fold some of the usual call to the Lamp is a flirtatious multivibrator-astabil (unstable multivibrator). Transistor in the second set of

Led emergency otomatis






Lampu led emergency|otomatis dengan battery 6 volt

LED (Light Emitting diode) is used almost in most electronic devices such as television, radio cassette, musical instruments, health equipment, testing devices, automotive, and others, as an indicator or signal light.

LED has many advantages rather than the other, such as: The age of a very long life, a power which is very small (energy), the response of a very fast and good.

In 1999 Philips Lumileds Lighting Company is expected to find a LED that can replace the function of light used for illumination. LED light is out with a very bright white. LUXEON LED is called. R & D office located Lumileds in San Jose and Penang (Malaysia). LUXEON presence makes a variety of new opportunities in applications that require bright light with a compact size.

following is the circuit diagram of a low cost emergency based on white light white LED LED. The provide very bright light which turns on when the mains supply is not there. The circuit has an automatic charger which stops charging when the battery is fully charged

Automatic LED Emergency Light Skema Rangkaian Lampu Led Emergency

The IC LM 317 produces a regulated 7 V for the charging of Battery.Transistor BD 140 drives the out put.Transistor BC 548 and Zener diode controls the charging of the battery.

It is always better to connect a heat sink with BD 140.Before using the circuit out put of LM317 must be set to 7V by adjusting the potentiometer.

Lampu led emergency|otomatis dengan battery 6 volt

LED (Light Emitting diode) is used almost in most electronic devices such as television, radio cassette, musical instruments, health equipment, testing devices, automotive, and others, as an indicator or signal light.

LED has many advantages rather than the other, such as: The age of a very long life, a power which is very small (energy), the response of a very fast and good.

In 1999 Philips Lumileds Lighting Company is expected to find a LED that can replace the function of light used for illumination. LED light is out with a very bright white. LUXEON LED is called. R & D office located Lumileds in San Jose and Penang (Malaysia). LUXEON presence makes a variety of new opportunities in applications that require bright light with a compact size.

following is the circuit diagram of a low cost emergency based on white light white LED LED. The provide very bright light which turns on when the mains supply is not there. The circuit has an automatic charger which stops charging when the battery is fully charged

Automatic LED Emergency Light Skema Rangkaian Lampu Led Emergency

The IC LM 317 produces a regulated 7 V for the charging of Battery.Transistor BD 140 drives the out put.Transistor BC 548 and Zener diode controls the charging of the battery.

It is always better to connect a heat sink with BD 140.Before using the circuit out put of LM317 must be set to 7V by adjusting the potentiometer.

This series consists of 10 led a mounted sequential, Supply 9V IC1A needed to strengthen to 100 times and move the audio signal IC1B. Sensitivity level of the circuit can be adjusted by changing the value of R4. The value of C4 was changed from 220 to 470nF. Each input R9 must be linked with the IC2 output pins.


 Lampu LED Disko

Skema Rangkain Lampu LED Disko



Component List

R1 :10K 1/4W
R2, 3 : 47K 1/4W
R4 : 1K 1/4W
R5, 6, 7 : 100K 1/4W
R8 : 820R 1/4
C1, 3 : 100nF
C2 : 10uF/50V
C4 : 330nF
C5 : 100uF/25V
D1 : 1N4148
D2-D11 : 5 or 3mm LED
IC1 : LM358
IC2 : 4017
MIC1 : Miniature electret microphone
R9, 10 : 10K 1/4W
R11 : 56R 1/4W
D12,13 etc : 5 or 3mm LED
Q1,2 : BC327
Q3 : BC337



IC Decoder 4017

The 4017 is an extremely useful device for project work and is used in the Games Timer and in various DOCTRONICS construction kits including the Light Chaser and the Matrix Die. When you are familiar with the 4017, you will be able to think of lots of useful applications.


Internally, the 4017 contains five bistable subunits. These are interconnected in a pattern known as a Johnson counter. The outputs of the bistables are decoded to give the ten individvual outputs.

Amplifier 150W dengan 4 channel

Rangkaian Power Amplifier 150W dengan 4 channel
rangkaianpower150w Note: Biar lebih jelas, gambar diklik aja…
PCB rangkaian Amplifier 150W dengan Crossover Aktif(Active Crossover)
preamplipcb3
pcb2
Note: Biar lebih jelas, gambar diklik aja…
Sumber

MACAM2 RANGKAYAN AMPLIFIER

<a href="http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://e-one-s.tripod.com/png/Amplifier10W.png&imgrefurl=http://e-one-s.tripod.com/Amplifier10W.htm&h=800&w=700&sz=10&tbnid=G3YKC9iyFBrc1M:&tbnh=143&tbnw=125&prev=/images%3Fq%3DRANGKAIAN%2BAMPLIFIER

Service Menu Sharp 13J-M100

Posted by Elcid | 4:16 AM | | 0 comments »
Service Menu Sharp 13J-M100
Unplug the TV from the wall outlet, press CHANNEL up and volume down, hold the key & plig in th wall outlet.


To reset to default values, press both buttons again for 7
second. Select the item press channel up and channel down, to change data (D) volume up and volume down to exit, press POWER on and off the TV.

CODE MENU SERVICE TV

MENU SERVICE CODE TV


MENU SERVICE CODE adalah kode untuk masuk kedalam kondisi "SERVICE MODE".dalam istilah reparasi pesawat televisiada beberapa cara, diantaranya dengan menggunakan kode-kode angka atau huruf atau juga kombinasi dari keduanya. Cara lain adalah dengan menggunakan trik hardware dengan cara men-short/jumper sesaat pada titik / atau switch yg di sediakan ( sharp, panasonic, thomson, phillips dll).
Disini saya akan memberikan beberapa cara/kode untuk membuka menu servis dari beberapa merek televisi yg umum beredar di indonesia, tentunya pesawat tv keluaran mulai tahun 2000 hingga sekarang, karena umumnya pabrikan hanya memodifikasi fiturnya saja.
TOSHIBA: TEKAN MUTE DI REMOTE SEKALI, KEMUDIAN TEKAN LAGI DAN TAHAN MUTE + MENU DI TV . ULANGI UNTUK PROSES BERIKUTNYATEKAN MENU DIREMOTE-TEKAN ANGKA 4,7,2,5 TEKAN VOL(-) DI TV -TEKAN DAN TAHAN ANGKA 9
SANYO: MENU DI REMOTE + VOLUME UP TV
LG FLATRON: TEKAN OK DIREMOTE + OK DI TV atau MENU REMOTE + MENU DI TV
PHILIPS: POSISI TV STNDBY, TEKAN 0, 6, 2, 5, 9, MENU
POLYTRON: POSISI TV STNDBY, TEKAN DAN TAHAN MENU DI REMOTE HINGGA TV MENYALA MASUKAN KODE ANGKA 1013.
PANASONIC: SHORT (KONEK SESAAT) PIN 'FA-1' KE 'FA-2' ATAU TP-8 KE GROUND PANASONIC TX SERIES: TEKAN VOL(-) DI TV + OSD

SHARP : SHORT KAKI (PIN)6 DAN PIN 7 SESAAT PADA IC MCU (TDA 98XXX). UNTUK KELUAR SHORTKAN KEMBALI.

SHARP EXPRESSION : HUBUNGKAN ATAU JEPIT DUA KAWAT /JUMPER J800 ( ADA DISEBELAH TUNER ) YG PCB-TELAH DISEDIAKAN LUBANG DAN DUA JUMPER SEJAJAR.
AKARI: TEKAN SLEEP DI REMOTE + MENU TV

SAMSUNG: POSISI STANDBY TEKAN DI REMOTE : MENU - PSTD - MUTE - POWER ON
SAMSUNG PLANO :POSISI STANDBY, TEKAN DI REMOTE : DISPLAY-MENU-MUTE-POWER ON
SAMSUNG PLANO DIGITAL HD100: STANDBY-DISPLAY-MENU-MUTE-POWER
ATAU : STANDBY-MUTE-1-8-2-POWER ON


JVC: TEKAN DAN TAHAN BERSAMAAN OSD+MUTE
ATAU TEKAN DAN TAHAN OSD+PICTURE.
HITACHI: TEKAN DAN TAHAN TOMBOL AVDI TV, HIDUPKAN POWER SWITCH TV.
SONY: STANDBY- OSD - 5 - VOL(-) - POWER ON.

RCA/THOMSON: TEKAN DAN TAHAN TOMBOL VT DI TV + POWER SWITCH ON TV.
AIWA: TOMBOL MENU SERVISNYA ADA DI DALAM REMOTE DI ATAS TOMBOL VOLUME (+), BONGKAR DAHULU.
TCL: TEKAN DISPLAY (OSD) DIREMOTE + VOLUME DOWN DI TV ,tahan 3 detik.
CRYSTAL: POSISI TV STNDBY,TEKAN VOLUME UP + VOLIME DOWN PADA TV BERSAMAAN DAN TAHAN HINGA TV ON.
AKIRA,FUJITEC,BOOMBA:
DAN BEBERAPA MEREK CHINA YANG LAINNYA YG MENGGUNAKAN IC PROGRAM TYPE LC8632XX SERIES : TEKAN MENU DI REMOTE DUAKALI - RECALL (Q.VIEW) - MUTE.
TV CHINA LAINNYA ( KCL,MITOCHIBA,BAZZOMBA) TEKAN VOLUME DI TV HINGGA NOL.TEKAN RECCAL DI REMOTE SEKALI, TEKAN DAN TAHAN VOLUME ( - ) DI TV BERSAMAAN DENGAN TEKAN KEMBALI RECALL DI REMOTE..ulang proses tersebut untuk masuk ke sub menu selanjutnya sampai ke posisi keluar menu servis.
Beberapa merek TV CHINA juga ada yang tombol menu servisnya di dalam remote orsinilnya.

Minggu, 18 April 2010

KABEL VGA

Koneksi kabel VGA dalam sebuah perangkat komputer sangat penting peranannya, bagian ini berfungsi untuk menampilkan output / hasil dari pengolahan data PC untuk selanjutnya bisa kita lihat di depan CRT monitor.
Koneksi yang saat ini umum digunakan adalah konektor VGA 15 pin, seringkali kita mendapati kerusakan pada monitor gelap atau tidak timbul gambar atau mungkin juga warna kemerah merahan. Kerusakan kerusakan tersebut selain bisa disebabkan oleh Monitor atau PC juga bisa disebabkan oleh koneksi kabel itu sendiri. Tentu saja kita harus mengukur untuk bisa menganalisa kerusakan pastinya ,
Berikut ini merupakan gambar konfigurasi / urutan kaki untuk konektor tersebut, lengkap dengan fungsi masing masing koneksi :


Pin
Signal
Pin
Signal
1
Red
9
Supply +5Vdc
2
Green
10
GND H -Sync
3
Blue
11
GND H -Sync
4
GND
12
SDA
5
GND
13
H -Sync
6
GND Red
14
V -Sync (VCLK)
7
GND Green
15
Data Clock(SCL)
8
GND Blue

Pin 1,2,3 merupakan pin tegangan output utama RGB yang bila kita ukur  adalah sekitar 0,7 V p-p ini merupakan sinyal analog yang mempunyai impedansi 75 ohm . Sedangkan semua pin lainnya adalah sinyal TTL.  Semoga posting Koneksi kabel VGA ini bisa bermanfaat, khususnya bagi rekan rekan teknisi .
Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam satu rangkaian. Di artikel ini saya akan menulis tentang bagaimana Cara Membaca Nilai Resistor, barangkali bagi rekan yang dulunya sempat duduk di bangku SMK / STM hal ini tidak begitu masalah bukan…? tapi sayangnya pada kenyataannya banyak sekali lulusan2 SMK saat ini khususnya jurusan Elektro baik itu listrik ataupun Elektronika benar benar buta dalam membaca resistor, seperti yang saya alami sendiri sewaktu lulus pendidikan SMK hanya segelintir siswa saja yang bisa membaca nilai pada badan resistor.
jenis resistor Cara Membaca Nilai Resistor
Hal ini tentu saja sangat disayangkan, padahal hampir 90% komponen pada perangkat elektronika adalah resistor, maka mengetahui nilai resistor adalah harus jika anda mau serius dalam bidang teknik khususnya Elektro.
Lanjut ya,…sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon .Dari hukum Ohms diketahui, resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol (Omega).
Tipe resistor yang umum adalah berbentuk tabung dengan dua kaki tembaga di kiri dan kanan. Pada badannya terdapat lingkaran membentuk gelang kode warna untuk memudahkan pemakai mengenali besar resistansi tanpa mengukur besarnya dengan Ohmmeter.
Kode warna tersebut adalah standar manufaktur yang dikeluarkan oleh EIA (Electronic Industries Association) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut. Menurut saya untuk seorang teknisi service mengetahui cara membaca nilai pada resistor adalah wajib.
Langsung saja, berikut adalah tabel warna resistor, lengkap dengan cara pembacaan pada masing masing jumlah gelang warna :
kode warna resistor Cara Membaca Nilai Resistor
Resistansi dibaca dari warna gelang yang paling depan ke arah gelang toleransi berwarna coklat,merah, emas atau perak. Biasanya warna gelang toleransi ini berada pada badan resistor yang paling pojok atau juga dengan lebar yang lebih menonjol, sedangkan warna gelang yang pertama agak sedikit ke dalam.
Dengan demikian pemakai sudah langsung mengetahui berapa toleransi dari resistor tersebut. Kalau anda telah bisa menentukan mana gelang yang pertama selanjutnya adalah membaca nilai resistansinya.
Jumlah gelang yang melingkar pada resistor umumnya sesuai dengan besar toleransinya. Biasanya resistor dengan toleransi 5%, 10% atau 20%memiliki 3 gelang (tidak termasuk gelang toleransi).
Tetapi resistor dengan toleransi 1% atau 2%(toleransi kecil) memiliki 4 gelang (tidak termasuk gelang toleransi).
Gelang pertama dan seterusnya berturut-turut menunjukkan besar nilai satuan, dan gelang terakhir adalah faktor pengalinya. Misalnya resistor dengan gelang kuning, violet, merah dan emas. Gelang berwarna emas adalah gelang toleransi.
Dengan demikian urutan warna gelang resitor ini adalah, gelang pertama berwarna kuning, gelang kedua berwana violet dan gelang ke tiga berwarna merah. Gelang ke empat tentu saja yang berwarna emas dan ini adalah gelang toleransi. Dari tabel-1 diketahui jika gelang toleransi berwarna emas, berarti resitor ini memiliki toleransi 5%. Nilai resistansisnya dihitung sesuai dengan urutan warnanya.
Pertama yang dilakukan adalah menentukan nilai satuan dari resistor ini. Karena resitor ini resistor 5% (yang biasanya memiliki tiga gelang selain gelang toleransi), maka nilai satuannya ditentukan oleh gelang pertama dan gelang kedua.
Masih dari tabel-1 diketahui gelang merah nilainya = 2 dan gelang hijau nilainya = 5. Jadi gelang pertama dan kedua atau kuning dan violet berurutan, nilai satuannya adalah 25.
Gelang ketiga adalah faktor pengali, dan jika warna gelangnya orange berarti faktor pengalinya adalah 1000. Sehingga dengan ini diketahui nilai resistansi resistor tersebut adalah nilai satuan x faktor pengali atau 25 x 1000 = 25K Ohm dan toleransinya adalah 5%. Spesifikasi lain yang perlu diperhatikan dalam memilih resitor pada suatu rancangan selain besar resistansi adalah besar watt-nya. Karena resistor bekerja dengan dialiri arus listrik, maka akan terjadi disipasi daya berupa panas sebesar W=I2R watt.
Semakin besar ukuran fisik suatu resistor bisa menunjukkan semakin besar kemampuan disipasi daya resistor tersebut. Umumnya di pasar tersedia ukuran 1/8, 1/4, 1, 2, 5, 10 dan 20 watt. Resistor yang memiliki disipasi daya 5, 10 dan 20 watt umumnya berbentuk kubik memanjang persegi empat berwarna putih, namun ada juga yang berbentuk silinder.
Tetapi biasanya untuk resistor ukuran jumbo ini nilai resistansi dicetak langsung dibadannya, misalnya 100 5W yang berarti 100 Ohm 5Watt atau ada juga seperti 1k2 5W 1200 Ohm 5Watt, cukup mudah bukan. Semoga artikel tentang Cara Membaca Nilai Resistor ini bisa bermanfaat.

RESISTOR

Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam satu rangkaian. Di artikel ini saya akan menulis tentang bagaimana Cara Membaca Nilai Resistor, barangkali bagi rekan yang dulunya sempat duduk di bangku SMK / STM hal ini tidak begitu masalah bukan…? tapi sayangnya pada kenyataannya banyak sekali lulusan2 SMK saat ini khususnya jurusan Elektro baik itu listrik ataupun Elektronika benar benar buta dalam membaca resistor, seperti yang saya alami sendiri sewaktu lulus pendidikan SMK hanya segelintir siswa saja yang bisa membaca nilai pada badan resistor.

Hal ini tentu saja sangat disayangkan, padahal hampir 90% komponen pada perangkat elektronika adalah resistor, maka mengetahui nilai resistor adalah harus jika anda mau serius dalam bidang teknik khususnya Elektro.
sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon .Dari hukum Ohms diketahui, resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol (Omega).
Tipe resistor yang umum adalah berbentuk tabung dengan dua kaki tembaga di kiri dan kanan. Pada badannya terdapat lingkaran membentuk gelang kode warna untuk memudahkan pemakai mengenali besar resistansi tanpa mengukur besarnya dengan Ohmmeter.
Kode warna tersebut adalah standar manufaktur yang dikeluarkan oleh EIA (Electronic Industries Association) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut. Menurut saya untuk seorang teknisi service mengetahui cara membaca nilai pada resistor adalah wajib.
Langsung saja, berikut adalah tabel warna resistor, lengkap dengan cara pembacaan pada masing masing jumlah gelang warna :

Resistansi dibaca dari warna gelang yang paling depan ke arah gelang toleransi berwarna coklat,merah, emas atau perak. Biasanya warna gelang toleransi ini berada pada badan resistor yang paling pojok atau juga dengan lebar yang lebih menonjol, sedangkan warna gelang yang pertama agak sedikit ke dalam.
Dengan demikian pemakai sudah langsung mengetahui berapa toleransi dari resistor tersebut. Kalau anda telah bisa menentukan mana gelang yang pertama selanjutnya adalah membaca nilai resistansinya.
Jumlah gelang yang melingkar pada resistor umumnya sesuai dengan besar toleransinya. Biasanya resistor dengan toleransi 5%, 10% atau 20%memiliki 3 gelang (tidak termasuk gelang toleransi).
Tetapi resistor dengan toleransi 1% atau 2%(toleransi kecil) memiliki 4 gelang (tidak termasuk gelang toleransi).
Gelang pertama dan seterusnya berturut-turut menunjukkan besar nilai satuan, dan gelang terakhir adalah faktor pengalinya. Misalnya resistor dengan gelang kuning, violet, merah dan emas. Gelang berwarna emas adalah gelang toleransi.
Dengan demikian urutan warna gelang resitor ini adalah, gelang pertama berwarna kuning, gelang kedua berwana violet dan gelang ke tiga berwarna merah. Gelang ke empat tentu saja yang berwarna emas dan ini adalah gelang toleransi. Dari tabel-1 diketahui jika gelang toleransi berwarna emas, berarti resitor ini memiliki toleransi 5%. Nilai resistansisnya dihitung sesuai dengan urutan warnanya.
Pertama yang dilakukan adalah menentukan nilai satuan dari resistor ini. Karena resitor ini resistor 5% (yang biasanya memiliki tiga gelang selain gelang toleransi), maka nilai satuannya ditentukan oleh gelang pertama dan gelang kedua.
Masih dari tabel-1 diketahui gelang merah nilainya = 2 dan gelang hijau nilainya = 5. Jadi gelang pertama dan kedua atau kuning dan violet berurutan, nilai satuannya adalah 25.
Gelang ketiga adalah faktor pengali, dan jika warna gelangnya orange berarti faktor pengalinya adalah 1000. Sehingga dengan ini diketahui nilai resistansi resistor tersebut adalah nilai satuan x faktor pengali atau 25 x 1000 = 25K Ohm dan toleransinya adalah 5%. Spesifikasi lain yang perlu diperhatikan dalam memilih resitor pada suatu rancangan selain besar resistansi adalah besar watt-nya. Karena resistor bekerja dengan dialiri arus listrik, maka akan terjadi disipasi daya berupa panas sebesar W=I2R watt.
Semakin besar ukuran fisik suatu resistor bisa menunjukkan semakin besar kemampuan disipasi daya resistor tersebut. Umumnya di pasar tersedia ukuran 1/8, 1/4, 1, 2, 5, 10 dan 20 watt. Resistor yang memiliki disipasi daya 5, 10 dan 20 watt umumnya berbentuk kubik memanjang persegi empat berwarna putih, namun ada juga yang berbentuk silinder.
Tetapi biasanya untuk resistor ukuran jumbo ini nilai resistansi dicetak langsung dibadannya, misalnya 100 5W yang berarti 100 Ohm 5Watt atau ada juga seperti 1k2 5W 1200 Ohm 5Watt, cukup mudah bukan. Semoga artikel tentang Cara Membaca Nilai Resistor ini bisa bermanfaat.
LINK
Kali ini saya membahas mengenai beberapa macam masalah / kerusakan yang ada hubungannya dengan layar crt.
SHORT KATODA DENGAN FILAMENT/HEATER

Bila ini terjadi ,maka tampilan layar akan menampilkan warna yang

tabel warna resistor

Share it

Terimakasih atas kunjungan Anda